Pada umumnya pengabdian pada masyarakat adalah suatu
kewajiban mahasiswa sebagaimana tercantum dalam tri dharma perguruan tinggi.
Namun sering kita ketahui bahwa kegiatan yang dikampus saya disebut dengan KKM,
merupakan sebuah pengabdian pada masyarakat. Bagi saya KKM bukan merupakan
salah satu kewajiban kita atas tri dharma perguruan tunggi pengabdian pada
masyarakat.
Dengan analogi seperti berikut:
- Pengabdian pada masyarakat yang murni adalah gerakan dari hati nurani pribadi yang tidak membebani individu.
- Transkrip nilai dari KKM merupakan target pencapaian dari mahasiswa. Maka, mahasiswa belum tentu murni melakukan pengabdian pada masyarakat. Karena masih terikat dengan kewajiban kampus. Dan sudah dapat dipastikan, sebagian mahasiswa mau melakukan KKM karena mereka tertuntut untuk mengisi transkrip nilai.
- Mahasiswa yang memiliki inisiatif tinggi dalam menjalani kewajiban dalam pengabdian pada masyarakat adalah mahasiswa yang sadar akan tugas, pokok, dan fungsi dari mahasiswa itu sendiri.
Mahasiswa memiliki pola pikir yang berbeda. Pola pikir
mahasiswa terbentuk ketika SDM lingkungan mendukung pola perkembangan mahasiswa
itu sendiri. Lingkungan mahasiswa di kota besar sangatlah berbeda jauh dengan
lingkungan mahasiswa di kota yang sederhana. Di kota besar atmosfer persaingan
antar mahasiswa sangatlah ketat. Dibanding dengan atmosfer persaingan di kota
sederhana, mahasiswa di kota besar lebih memiliki kesempatan yang melimpah
untuk berproses di dalam maupun di luar kampus. Terkadang mahasiswa di kota
sederhana kurang dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas dan keadaan-keadaan
yang seharusnya mampu dimanfaatkan oleh seorang yang memiliki status mahasiswa.
Pengabdian pada masyarakat harusnya dilandasi dengan
keinginan murni dari diri sendiri tanpa latar belakang mendapat nilai, pujian
dan kepentingan-kepentingan di balik langkah pengabdian.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kegiatan yang
di tujukan kepada masyarakat agar dapat memperbaiki kehidupan dan pola pikir
yang lebih baik dalam bentuk material maupun non materil. Disamping itu
bertujuan membina dosen, juga membina mahasiswa agar mampu menguasai ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni serta berjiwa penuh pengabdian dan memiliki
rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara dalam
rangka pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan
pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat
secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma
Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan
kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya
tujuan pembangunan nasional.
Tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan pengabdian
kepada masyarakat adalah sebagai berikut:
- Bertambahnya kecepatan proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan.
- Bertambahnya kecepatan upaya pengembangan masyarakat ke arah terbinanya masyarakat yang harmonis serta dinamis yang siap menempuh perubahan-perubahan menuju perbaikan dan kemajuan sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya dan norma-norma dalam kehidupan masyarakat berkembang dalam kehidupan masyarakat yang berlaku.
- Bertambahnya kecepatan usaha pembinaan institusi dan profesi masyarakat sesuai dengan laju pertumbuhan proses modernisasi dalam kehidupan masyarakat itu sendiri.
- Untuk memperoleh umpan balik dan masukan bagi fakultas dalam rangka meningkatkan relevansi pendidikan, diperlukan adanya ahli-ahli yang memiliki kemampuan secara interdisipliner dan multidisipliner.
..
No comments:
Post a Comment